Dedy Aksyari Nasution : Bapemperda DPRD Medan Akan Terus Maksimalkan Kinerja

MEDAN (Portibi DNP) : Menjelang akhir masa jabatan, Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Medan periode 2019-2024 akan memaksimalkan kinerjanya dengan menyelesaikan program-program kerja yang ada dan belum terselesaikan.

Salah satunya adalah Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Medan yang terus memaksimalkan kinerjanya,
melaksanakan rapat-rapat kerja
terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan yang masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) tahun 2024.

“Bapemperda DPRD Kota Medan mempunyai tugas mengantarkan Ranperda yang masuk dalam program pembentukan peraturan daerah (propemperda) sehingga menjadi produk hukum daerah, akan terus bekerja secara maksimal,”Kata Ketua Bapemperda DPRD Medan Dedy Aksyari Nasution ST Jumat (15/3/2023).

Dengan kata lain kata Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini, Bapemperda DPRD Medan
harus mampu bekerja maksimal dalam menyelesaikan programnya
terutama Ranperda yang menjadi skala prioritas.

Sebagai catatan lanjut anggota dewan yang duduk di komisi IV ini, pihaknya
bersama Pemerintah Kota (Pemko) Medan telah menyepakati dan menetapkan 16 Ranperda ke dalam Propemperda

Penetapan terhadap 16 Ranperda ini lanjut Dedy Aksyari Nasution, telah dilakukan lewat sidang paripurna DPRD Medan.

Adapun ke 16 Ranperda yang disepakati dan ditetapkan ke dalam Propempeda tahun 2024 tersebut  kata Dedy, yakni Ranperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran (TA) 2023 (Komulatif Terbuka). Ranperda Perubahan APBD Kota Medan TA 2024 (Komulatif Terbuka).

Kemudian, kata Dedy, Ranperda APBD Kota Medan TA 2025 (Komulatif Terbuka), Ranperda Pencabutan Perda Kota Medan No 2/2015 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi Kota Medan Tahun 2015/2035 (Usulan Pemko Medan), Ranperda Tata Cara Penyusunan Program Pembentukan Perda (Usulan DPRD Medan) dan Penyelenggaraan Pendidikan di Kota Medan (Usulan DPRD Medan).

Ranperda Perubahan atas Perda No 6/2015 tentang Pengelolaan Persampahan (Usulan DPRD Medan), Ranperda Perubahan atas Perda Kota Medan No 3/2019 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan (Usulan Pemko Medan).

Ranperda Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Kota Medan Tahun 2022-2025 (Usulan Pemko Medan) dan Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kota Medan Tahun 2025-2045 (Usulan Pemko Medan).

Ranperda Pembinaan dan Pelayanan Keagamaan Masyarakat Kota Medan (Usulan DPRD Medan), Ranperda tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Usulan DPRD Medan), Ranperda Ketahanan Pangan (Usulan DPRD Medan), Ranperda Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran (Usulan Pemko Medan).

Ranperda Perubahan atas Perda Kota Medan No.3/2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (Usulan Pemko Medan) serta Ranperda Perlindungan dan Penetapan Pasar Tradisional Pusat Perbelanjaan Toko Modern.

Kendatipun Dedy yakin tidak mungkin semua Ranperda tersebut dapat terselesaikan dalam tahun ini, sehingga dia berharap kepada anggota dewan terpilih periode 2024-2029 nanti dapat meneruskan.

“Semoga Ranperda yang telah ditetapkan dalam Propemperda Tahun 2024 ini dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,”imbuh Dedy.P06

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wak Ajo, kalo cari makan jangan maju Kalilah..

Bolo: Iya pula, yang bagus bagus aja lah..

 

 

 

Setelah sebulan berpuasa menahan nafsu dan lapar serta dahaga, saatnya kembali fitri


Bolo : kembali suci, silaturahmi antar sesama dan khususnya Sang Pencipta 

 

Mohon dimaafkan segala khilaf baik disengaja maupun tidak


Bolo : maaf untuk semua..