MEDAN (Portibi DNP) : Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Medan, Aswindy Fachrizal, SE, berpesan agar pembinaan atlet cabang olahraga (cabor) Esport harus berjalan meski stigma olahraga ini masih dianggap negatif di tengah-tengah masyarakat.
Pesan itu ia sampaikannya saat membuka Musyawarah Kota (Muskot) Esport Indonesia (ESI) Medan 2025 di Intermezzo Cafe, Jalan Setia Budi, Medan, Sabtu (9/8/2025) petang.
“Ini baru namanya musyawarah, calonnya (ketua umum) cuma satu. Karena kalau lebih dari satu takutnya ada kubu-kubuan,” buka Aswindy yang hadir turut didampingi Sekertaris Umum (Sekum) KONI Medan Helty Susilo, Wakil Bendahara Siegfried, dan pengurus lainnya.
“Sebagai Ketua Umum KONI Medan yang baru, jujur saya baru pertama kali ini dengar ada cabor esport, tapi bukan berarti saya tidak mendukung Esport Kota Medan ke depannya dan untuk Ketua terpilih nanti bisa kita bisa duduk bersama untuk membicarakan soal pembinaan atlet, terutama masih yang muda-muda. Sebab olahraga ini stigmanya masih dianggap negatif oleh masyarakat, terutama para orang tua,” ungkapnya.
Sementara Ketua Umum (Ketum) Pengprov ESI Sumatera Utara, Brigjen TNI Muhammad Nasrulloh Nasution, yang diwakili Wakil Ketua I Pengprov ESI Sumut, Max Willander berharap, Ketum Pengkot ESI Medan 2025-2029 terpilih dapat terus melahirkan atlet-atlet potensial yang ke depannya bisa membela Sumatera Utara.
“Saya sampaikan, rata-rata atlet-atlet Esport Sumut di PON 2024 kemarin dari Kota Medan yang mana kita berhasil meraih satu emas di nomor Mobile Legends: Bang Bang,” kata Max.
“Harapannya pasti kepengurusan ESI Medan yang baru nanti bisa melahirkan atlet-atlet yang potensial yang ke depannya dapat memperkuat Sumut di pentas nasional hingga internasional,” harapnya.
Sementara Ketum Pengkot ESI Medan terpilih, dr. Johanes Kevin Sinambela menjabarkan langkah awal dirinya pasca terpilih sebagai ketua secara aklamasi.
“Langkah pertama pastinya untuk merapatkan barisan untuk menjalankan roda organisasi dan mencoba untuk membentuk kepengurusan di kecamatan, yang kemudian kepengurusan kami yang baru akan bertemu dengan klub-klub dan komunitas-komunitas di Kota Medan yang tujuannya adalah kita pingin shearing, apa-apa saja masukan dari mereka yang mana tujuannya untuk meraih prestasi,” sebut Johanes.
“Dan untuk menuju prestasi itu tentu banyak hal-hal yang harus dilakukan, di mulai dari mencari bibit dan pembinaan atlet, peningkatan SDM, baik itu SDM perwasitan maupun SDM atletnya tersebut, dan selanjutnya kita persiapkan kompetisi-kompetisi, baik itu di luar event resmi maupun event yang sifatnya resmi,” tambahnya.
Tentunya ke depan setelah kepengurusan ini sudah terbentuk, ESI akan melakukan silahturahmi ke KONI Medan maupun pemerintah daerah, untuk memperkuat sinergitas dan berkolaborasi untuk memajukan esport di Kota Medan,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu turut hadir Ketum Pengkot ESI Medan 2020-2024 yang sekarang juga menjabat Ketua Harian Pengprov ESI Sumut Paulus Sinambela, dan seluruh perwakilan klub Esport se-Kota Medan (10 klub).P06























