Tarutung(Portibi DNP): Badan Eksekutif Mahasiswa BEM IAKN Tarutung menggelar aksi demonstrasi di lingkungan kampus IAKN Tarutung sebagai bentuk protes terhadap tidak terealisasinya Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) yang hingga kini belum jelas kepastiannya.
Aksi yang berlangsung secara tertib tersebut diikuti oleh puluhan mahasiswa yang merasa dirugikan akibat ketidakjelasan informasi terkait penyaluran beasiswa. Yosef Aprian Simanjuntak selaku ketua BEM IAKN Tarutung bersama seluruh mahasiswa penerima beasiswa PPA [ Pendidikan Prestasi Akademik ] menyuarakan kekecewaan terhadap pihak kampus yang dinilai tidak transparan dan terkesan lamban dalam memberikan kejelasan mengenai status beasiswa tersebut.
Ketua BEM IAKN Tarutung dalam pernyataannya menegaskan bahwa mahasiswa tidak menuntut hal yang berlebihan, melainkan hanya meminta kejelasan dan keterbukaan.
“Kami meminta transparansi, bukan hanya perkataan yang tiada bukti. Bagaimana mungkin beasiswa pendidikan prestasi akademik yang sudah dinyatakan lulus malah diblokir,” tegasnya.
Dalam orasinya Yosef menyampaikan bahwa beasiswa PPA merupakan hak mahasiswa berprestasi yang seharusnya diberikan secara tepat waktu dan terbuka. Namun, hingga saat ini, tidak ada penjelasan resmi yang memadai terkait alasan keterlambatan maupun kepastian pencairannya.
Mahasiswa menuntut pihak kampus untuk segera memberikan klarifikasi terbuka serta menjelaskan alur dan mekanisme penyaluran beasiswa secara transparan. Selain itu, mereka mendesak agar pihak terkait bertanggung jawab atas ketidakpastian yang terjadi.
Aksi ini diakhiri dengan penyampaian tuntutan resmi kepada pihak rektorat, dengan harapan agar aspirasi mahasiswa dapat segera ditindaklanjuti. BEM IAKN Tarutung menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga mendapatkan kejelasan dan solusi yang konkret.red



















