Bahrumsyah Pertanyakan Langkah Wali Kota Medan Sisakan Tiga Jabatan Eselon II Dalam Proses Lelang 

MEDAN (Portibi DNP) : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, H.T. Bahrumsyah SH, MH mengapresiasi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang melakukan proses lelang jabatan terhadap pejabat eselon II lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

Namun dia juga mempertanyakan langkah wali kota Medan yang menyisakan tiga jabatan Eselon II dalam proses lelang jabatan tersebut.

“Disatu sisi kita mengapresiasi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang melakukan proses lelang jabatan terhadap pejabat eselon II Pemko Medan,” ucap Bahrumsyah kepada wartawan di Medan Jumat (23/5/2025).

“Namun disisi lain kita juga mempertanyakan langkah wali kota Medan yang menyisakan tiga jabatan Eselon II dalam proses lelang jabatan tersebut,” tandas Bahrumsyah.

Adapun ketiga jabatan yang belum dilelang tersebut, yakni Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Kepala Badan Keuangan Daerah (BKAD), dan satu jabatan Staf Ahli.

Padahal kata Bahrumsyah, dua dari tiga jabatan tersebut, yakni Kepala Dinas SDABMBK dan Kepala BKAD merupakan jabatan strategis yang harus segera diisi.

Baca juga: Rico Waas Sambut Baik Hackademy Ingin Kenalkan Pembelajaran Digitalisasi di Sekolah

Sementara, Wali Kota Medan, Rico Waas diketahui telah membuka lelang 5 jabatan Eselon II lainnya, yakni jabatan Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kepala Dinas PKPCKTR, serta Inspektur Kota Medan dengan tidak menyertakan jabatan Kepala Dinas SDABMBK dan Kepala BKAD.

“Dinas SDABMBK itu sifatnya juga pelayanan dasar, maka seharusnya jabatan Kadis SDABMBK itu segera dilelang,” ucap Bahrumsyah

” Begitu juga dengan jabatan Kepala BKAD, harusnya juga dilelang bersamaan dengan lima jabatan yang sedang dilelang saat ini. Kenapa dua jabatan yang sangat penting itu justru ditunda lelang jabatannya,” sebut Bahrumsyah.

Dikatakan Bahrumsyah, posisi jabatan Kadis SDABMBK sangat menentukan percepatan pembangunan Kota Medan. Sementara, jabatan Kepala BKAD sangat penting guna memastikan berjalannya seluruh program yang ditetapkan Pemko Medan.

“Artinya kalau dua jabatan ini tidak segera diisi, dikhawatirkan program-program pembangunan Kota Medan akan berjalan lambat sehingga Pemko Medan tidak akan bisa menyelesaikan target kerja yang telah ditetapkan. Untuk itu, kita minta agar lelang dua jabatan itu tidak ditundan,” ujarnya.

Menurut Bahrumsyah, tidak ada alasan untuk menunda proses lelang jabatan Kadis SDABMBK dan Kepala BKAD Kota Medan. Mengingat, jabatan-jabatan itu sudah cukup lama kosong dan hanya diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Untuk itu, Bahrumsyah mendorong agar Wali Kota Medan dapat melelang jabatan Kadis SDABMBK dan Kepala BKAD secara sekaligus dengan lima jabatan Eselon II yang tengah dilelang.

“Karena kita sudah sangat terlambat, sudah terlalu lama jabatan-jabatan itu kosong. Wali Kota Medan harus punya sikap tegas juga untuk segera mengisi kekosongan jabatan-jabatan itu,” tegas Bahrumsyah.

Jangan lama-lama, karena sudah sangat telat. Banyak pekerjaan yang belum selesai, revisi RPJMD juga belum masuk ke DPRD sampai saat ini. Sehingga ini penting untuk disegerakan.

Dijelaskan Bahrumsyah yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Medan ini Rico Waas diharapkan dapat mengajak para partai pengusung untuk mendukung dan mengawal kebijakan-kebijakan strategis yang diambilnya dalam membangun Kota Medan kedepan.

Dengan demikian, partai-partai pengusung tidak hanya bertugas untuk memenangkan Pilkada Medan, tetapi juga bertugas untuk mengawal Pemko Medan agar menjadi pemerintahan yang solid, konsisten dan punya ketegasan. Sebab para partai pengusung, termasuk PAN akan mengawal kebijakan pemerintah.

“Wali Kota punya hak prerogatif untuk menentukan siapapun orang yang akan mengisi jabatan-jabatan itu untuk membantu pekerjaannya,” tukas Bahrumayah.

Jadi Wali Kota Medan tidak perlu ragu untuk segera mengisi jabatan-jabatan strategis itu, sebab kami akan mendukung dan mengawal Pemko Medan ini lima tahun kedepan, pungkasnya.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar