MEDAN (Portibi DNP) : Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan, Aswindy Fachrizal, SE, mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan Renang Antar Klub se-Sumatera, piala Tirta Prima Medan 2025
Hal ini dikatakan Aswindy saat menghadiri pelaksanaan Kejuaraan Renang Antar Klub se-Sumatera memperebutkan Piala Tirta Prima Medan 2025 tersebut, Sabtu (25/10/2025).
Event bergengsi ini digelar pada 24–26 Oktober 2025 di Kolam Renang Selayang Medan, yang diikuti 700 atlet renang dari berbagai daerah di Sumatera serta Malaysia.
“Kejuaraan seperti inilah yang kita harapkan di Kota Medan. Melalui event seperti ini, dapat menjadi wadah pembinaan atlet usia muda hingga nantinya bisa menjadi andalan Kota Medan,” ujar Aswindy.
Didampingi Sekretaris KONI Medan Helty Susilo dan Wakil Bendahara Umum IV Siegfried, Aswindy mengaku kagum melihat besarnya animo peserta dan penonton.
Tak hanya dihadiri para perenang yang bertanding, event ini juga ramai oleh para orang tua dan pecinta olahraga renang.
“Saya senang melihat besarnya antusiasme terhadap kejuaraan ini. Karena momentum seperti ini bisa menjadi ajang untuk terus mengembangkan cabang olahraga renang,” tambahnya.
Aswindy juga berharap seluruh peserta dapat bertanding secara sportif sehingga lahir juara-juara yang berkualitas.
“Bertandinglah dengan sportif. Manfaatkan ajang ini sebaik mungkin. Semoga ke depan semua peserta bisa menjadi atlet andalan Indonesia,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Pembina Klub Renang dan Polo Air Tirta Prima Medan, Rudi Rinaldi, mengatakan pihaknya telah lama merancang kegiatan berskala besar ini dengan tujuan menghidupkan kembali semangat olahraga renang di Sumatera Utara.
“Kami ingin membangkitkan lagi gairah olahraga renang yang selama ini seperti mati suri. Melalui event ini, kami berharap bisa melahirkan atlet-atlet potensial dari Sumatera dan negara tetangga,” ujar Rudi.
Menurut Rudi, sebanyak 700 perenang dari Aceh, Riau, Sumatera Utara, serta Malaysia berlaga dalam kejuaraan ini. Persaingan diprediksi berlangsung ketat karena seluruh peserta merupakan atlet terbaik dari masing-masing klub.
“Event ini bukan sekadar pertandingan, tetapi juga wadah pembinaan dan pencarian bibit atlet masa depan. Harapannya, para perenang muda ini bisa masuk dalam program jangka panjang KONI Sumut dan mewakili daerah di berbagai ajang nasional maupun internasional,” jelasnya.
Rudi juga menyoroti menurunnya prestasi cabang olahraga renang Sumut dalam beberapa tahun terakhir. Melalui kejuaraan antar klub ini, pihaknya bertekad mengembalikan kejayaan renang Sumatera Utara seperti masa-masa emas sebelumnya.
“Renang Sumut kehilangan momentum. Karena itu, kejuaraan ini diharapkan menjadi titik balik untuk mengembalikan kejayaan olahraga renang di daerah kita,” tegas Rudi.P06
















