Aksi Demo Protes Pemecatan Lima Perangkat Desa oleh Kepala Desa Sibargot Sangkot Ritonga

 

Keterangan: Aksi demo warga desa Sibargot didepan kantor Bupati Labuhanbatu protes kebijakan Kepala desa dan Camat Bilah Barat

Labuhanbatu (Portibi DNP): Aksi demo warga desa Sibargot Kecamatan Bilah Barat Kabupaten Labuhanbatu didampingi aliansi masyarakat mahasiswa peduli hukum (AMPUH), didepan pintu gerbang kantor Bupati Kabupaten Labuhanbatu, menghujat Kepala desa Sibargot Kecamatan Bilah Barat Sangkot Ritonga, dimana telah semena mena, seperti Diktator tangan besi sesuka hati melakukan pemecatan lima orang perangkat desa Sibargot tanpa sebab dan kesalahan, Selasa (16/7/2024).

Alam Rambe selaku kepala dusun Tanjung Selamat desa Sibargot sebagai korban pemecatan yang dilakukan oleh Kepala desa Sibargot Sangkot Ritonga, dalam aksi demonya didepan kantor Bupati Labuhanbatu, dengan tegas menyampaikan bahwa Kepala desa Sibargot telah dengan semena mena melakukan pemecatan terhadap lima orang perangkat desa, Selasa (16/07/2024).

“Lima orang perangkat desa Sibargot ini, dipanggil satu persatu oleh Kepala desa Sibargot Sangkot Ritonga. Dan, Sangkot Ritonga, mengatakan, tentang penyegaran jabatan di Pemerintahan desa. Lalu, Sangkot Ritonga menyodorkan kertas sebagai bentuk perintah kepada lima orang perangkat desa untuk mengundurkan diri dari jabatan sebagai perangkat desa Sibargot”, ungkap Alam Rambe kepada wartawan disela sela aksi demo warga desa Sibargot didepan kantor Bupati Labuhanbatu.

Disisi lain, pejabat Camat Kecamatan Bilah Barat Labuhanbatu putra M Noor Ritonga saat dikonfirmasi terkait keterlibatan menanda tangani surat pemecatan lima orang perangkat desa Sibargot tidak menjawab konfirmasi wartawan. Camat Putra M Noor Ritonga memilih diam. “Ada apa dengan pak Camat Bilah Barat Putra M Noor Ritonga, yang selama dikenal dikalangan wartawan cukup baik dan bersimpati. Kenapa berbalik 100 persen prilakunya. Dikonfirmasi tidak mau menjawab lagi””, ucap beberapa wartawan yang sedang meliput aksi demo tersebut.

Adapun lima orang perangkat desa Sibargot yang dipecat oleh Kepala desa Sibargot Sangkot Ritonga melibatkan Camat Bilah Barat Putra M Noor Ritonga tersebut, yaitu, kaur kesra nama Dahlia Rambe, kaur Pembangunan M Daud Ritonga, kaur umum Horas Rambe turut didalam aksi demo, dan kaur Pemerintahan Ajis Salam Sitompul turut aksi demo serta kelima Kepala dusun Tanjung Selamat desa Sibargot Alam Rambe juga turut aksi demo.

Diketahui, Kepala desa Sibargot Kecamatan Bilah Barat Sangkot Ritonga, terpilih dan dilantik sebagai Kepala desa Sibargot pada bulan November 2022 dan dilantik awal tahun 2023 kemaren. Namun, baru satu tahun menjabat Kepala desa Sibargot Kecamatan Bilah Barat, sepak terjang Sangkot Ritonga, berbau “Korupsi” dan “”Pungli” di Pemerintahan desa Sibargot serta Diktator.

Sebab, Sangkot Ritonga dibeberapa berita media online maupun cetak,  diduga terlibat melakukan Pungli menerima uang suap dari guru honorer sebesar Rp 80 juta pada pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja, (PPPK) tahun 2023. Dan, kasus dugaan Pungli Rp 80 juta  terhadap beberapa orang guru desa Sibargot telah dilaporkan ke Inspektorat dan masih dalam pemeriksaan oleh inspektorat Labuhanbatu untuk tindak lanjut ke aparat penegak hukum.

Diketahui lagi, Sangkot Ritonga juga melakukan dugaan Pungli menerima uang dari jabatan Kepala dusun desa Sibargot dengan variasi sebesar Rp 40 juta sampai dengan 30 juta rupiah jabatan Kepala dusun. Kini, Sangkot Ritonga dengan alasan penyegaran dan memberhentikan lima orang perangkat desa Sibargot tersebut. Sangkot Ritonga akan mengambil keuntungan pemberhentian tersebut untuk melakukan, “Pungli, ” untuk memasukkan orang lain dari lima yang diberhentikan, demi meraup keuntungan menjual belikan jabatan didesa Sibargot.

Saat ini Kepala desa Sangkot Ritonga jelas melibatkan pejabat Camat Kecamatan Bilah Barat Putra M Noor Ritonga, untuk melakukan jual beli jabatan didesa Sibargot sebagai jabatan Kaur dan Kepala dusun didesa Sibargot.

Aksi demo dikawal aparat Kepolisian dari Polres Labuhanbatu dan aksi demo warga disambut oleh Asiten 1 Pemerintahan H Sarimpunan Ritonga, Kadis PMD Abdi Jaya Pohan dan Kasat Pol Pamong Praja M Yunus.

Berita : Mora Tanjung

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar