Beban Operasional di PDAM Tirta Wampu Lebih Tinggi Dari Pendapatan Usaha

 

LANGKAT (Portibi DNP) : Berdasarkan data yang dihimpun dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) atas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat Tahun 2024 diketahui bahwa, beban Operasional di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Wampu Kabupaten Langkat, Provinsi Sumut, Tahun 2023 dan Tahun 2024 lebih tinggi dari pendapatan usaha.

Hal itu tertulis pada LHP BPK Perwakilan Sumut atas laporan keuangan Pemkab Langkat Tahun 2024 bernomor 47.A/LHP/XVIII.MDN/05/2025, tertanggal 22 Mei 2025.

Pada laporan auditor independen dari Kantor Akuntan Publik (KAP) M.LD dan rekan diketahui bahwa, jumlah beban operasional PDAM Tirta Wampu pada tahun 2024 dan tahun 2023 masing-masing sebesar Rp19.220.966.436 dan 18.593.476.817, dengan rincian sebagai berikut.

Beban pegawai :

Rp7.694.953.759

Rp7.500.693.437

Beban listrik :

Rp4.824.820.400

Rp4.730.591.539

Beban BBM :

Rp203.797.348

Rp187.916.290

Beban pemakaian bahan kimia :

Rp1.947.023.400

Rp1.932.222.650

Beban pemeliharaan :

Rp565.119.451

Rp677.581.828

Beban penyusutan :

Rp1.503.817.535

Rp1.284.106.563

Beban penyisihan piutang :

Rp182.691.883

Rp77.587.408

Beban operasional lainnya :

Rp2.298.742.660

Rp2.202.777.102

Sedangkan jumlah pendapatan usaha dari penjualan air bersih dalam tahun 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp18.539.674.770 dan Rp17.629.045.326, dengan rincian sebagai berikut.

Pendapatan rekening air :

Rp17.798.856.770

Rp16.877.610.760

Beban tetap :

Rp724.143.000

Rp707.496.000

Penjualan air lainnya :

Rp16.675.000

Rp43.938.566

Sementara, laba (rugi) kumulatif tahun sebelumnya di PDAM Tirta Wampu per 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp51.477.771.581 dan Rp51.837.069.906 merupakan saldo laba (rugi) kumulatif sampai tahun lalu. (Tim)

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar