KPU Sumut Gelar Debat Publik Ketiga, Agus Arifin : Ayo Datang ke TPS, Gunakan Hak Pilihmu, Tentukan Pemimpinmu

 

MEDAN (Portibi DNP) : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar debat publik ketiga yang merupakan debat terakhir untuk pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Sumut pemilihan tahun 2024, di Tiara Convention Center, Rabu (13/11/2024) malam.

Debat publik ketiga dengan tema
“Sinergitas Kebijakan Pembangunan Daerah Dalam Rangka Memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia”, ini dipandu moderator Maria Assegaff dan Aditya Nugroho.

Hadir dalam debat publik ketiga tersebut Ketua KPU Sumut Agus Arifin didampingi Komisioner KPU Sumut lainnya seperti Sitori Mendrofa, Raja Ahab Damanik, Kotaris Banurea, Robby Efendy, El Suhaimi, Frendianus Joni Rahmat Zebua.

Selain itu juga hadir perwakilan Pemerintah Provinsi Sumut, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut, serta Kaum Disabilitas.

Para kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yakni
paslon gubernur-wakil gubernur nomor urut 1 Muhammad Bobby Afif Nasution – H.Surya dan paslon gubernur- wakil gubernur nomor urut 2 Edi Rahmayadi-Hasan Basri Sinaga.

Sejumlah pengurus dan anggota Partai Politik (Parpol) pengusung serta masa pendukung dari kedua paslon gubernur dan wakil gubernur pemilihan 2024,
serta undangan lainnya.

Ketua KPU Sumut Agus Arifin dalam sambutannya mengatakan, hari ini merupakan debat publik terakhir dengan tema Sinergitas Kebijakan Pembangunan Daerah Dalam Rangka Memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),kata Agus Arifin dalam sambutannya.

“Ini merupakan tema penutup dari rangkain tema debat publik calon gubernur dan calon gubernur Sumut sebelumnya, yakni debat publik pertama dan kedua,”ujar Agus Arifin.

Semoga dengan tema debat publik ketiga ini akan memicu gagasan dari paslon gubernur dan wakil gubernur Sumut untuk membangun sinergi dan memperkokoh NKRI dalam kebersamaan di Sumut, sebut Agus Arifin.

Dikatakan Agus Arifin masyarakat Sumut merupakan multi kultur, multi etnis, dan sudah terbiasa hidup dengan perbedaan dan keragaman, namun itu justru mengikat dan pemersatu dalam bingkai keragaman bhinneka tunggal eka.

“Pakaian yang kenakan komisioner KPU Sumut pada debat ketiga ini pun merupakan wujud dari semangat keragaman di Sumut yang sama-sama kita cintai ini,” sebut Agus Arifin.

Diharapkan kebersamaan dan kebersamaan ini terus dijaga serta dirawat, di tengah-tengah pelaksanaan kampanye hingga berakhirnya Pilkada tahun 2024, imbuh Agus Arifin.

Adapun hasil Pilkada yang berlangsung pada 27 November 2024 mendatang merupakan hasil keputusan rakyat, kedaulatan rakyat, untuk itu KPU Sumut terus mendorong pemilih agar datang ke tempat pemilihan suara (TPS) menggunakan hak pilihnya,sebut Agus.

“Ayo datang ke TPS pada hari Rabu, 27 November 2024, gunakan hak pilihmu,
tentukan pemimpinmu, rakyat memilih rakyat, menentukan,”ajak Agus Arifin.

Sementara itu paslon nomor urut 1 dalam visi-misinya disampaikan colon wakil gubernurnya, H.Surya BSC mengatakan, melakukan pembangunan memerlukan sumber daya yang besar.

“Kami akan mengotimalkan sumber daya daerah, pusat dan tentunya juga pihak swasta, kolaborasi pembiayaan sangat perlu guna menciptakan lapangan pekerjaan,”ungkap Surya.

Sebab kata Surya pihaknya ingin pembangunan tidak hanya sebatas kota maupun desa saja, namun juga sampai ke pelosok-pelosok, karena pemerataan pembangunan harus sampai dan menyentuh kepada semua lapisan masyarakat.

Dikatakan Surya, Sumut mempunyai banyak potensi unggulan seperti tanaman pangan/holti kulturan, pariwisata dan industri dan ini bisa terus ditumbuh kembangkan

Demikian juga dengan tenaga kerja terampil dan berkulitas, perlu disiapkan untuk didaerah-daerah, ungkap Bupati Asahan non aktif tersebut.

Sedangkan paslon nomor urur 2 dalam visi-misinya disampaikan calon gubernurnya Edy Rahmayadi, provinsi Sumut merupakan hamparan yang begitu luas.

Sumut merupakan potensi wilayah “surga kecil” yang diberikan Allah SWT, Sumut juga merupakan hamparan kuat, jati diri bagi rakyatnya yang tak pernah padam.

Dikatakan Edy, lima tahun lalu dirinya sudah sama-sama rakyat Sumut, dengan segala kekurangan dan kelebihan nya, bantuan dari atas, dari bawah, menjadikan Sumut bermartabat.

“Dalam lima tahun yang akan datang, kembali kami bersama rakyat Sumut untuk mewujudkan pastinya konstitusional, ungkap Gubernur Sumut tahun 2018-2023 tersebut.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar