Perhelatan Pesta Budaya Oang-Oang 2024 Resmi Ditutup Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor

PAKPAKBHARAT(PortibiDNP): Perhelatan Pesta Oang-Oang Tahun 2024 Kabupaten Pakpak Bharat yang dilaksanakan selama 2 hari, telah ditutup secara resmi oleh Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor.
Namun dalam penutupan event tahunan ini ada sebuah pesan mendalam, Bupati Franc Bernhard Tumanggor mengajak segenap masyarakat Pakpak Bharat untuk seia sekata sebagaimana filosofi Pakpak “Sada Kata Dok Perteddung”.

Filosofi ini pula yang menjadi tema pertunjukan seni, drama, tari dan music yang ditampilkan dalam acara puncak Pesta oang-Oang Tahun 2024 ini.Tema mrteddung ini digali dari tradisi nenek moyang kita yang menjadi salah satu mata pencaharian suku Pakpak yang bertujuan untuk mencari kayu alim, getah kapur, dan hasilnya kemudian dijual.

Dalam mrteddung ini ada filosofi penting yang harus dilaksanakan Bersama yakni harus seia sekata atau sering diistilahkan dengan ungkapan “Sada Kata Dok Prteddung Asa Dapet Laba Olih”.

“Artinya dalam satu tim dibutuhkan kesepakatan Bersama, tujuan Bersama dan mendapat hasil yang sama, dan jika ada yang melanggar maka maka dalam mrteddung ini tidak akan mendapatkan hasil yang diharapkan,” ungkap Bupati.

Tema mrteddung ini digali dari tradisi nenek moyang kita yang menjadi salah satu mata pencaharian suku Pakpak yang bertujuan untuk mencari kayu alim, getah kapur, dan hasilnya kemudian dijual.

Dalam mrteddung ini ada filosofi penting yang harus dilaksanakan Bersama yakni harus seia sekata atau sering diistilahkan dengan ungkapan “Sada Kata Dok Prteddung Asa Dapet Laba Olih”.

“Artinya dalam satu tim dibutuhkan kesepakatan Bersama, tujuan Bersama dan mendapat hasil yang sama, dan jika ada yang melanggar maka maka dalam mrteddung ini tidak akan mendapatkan hasil yang diharapkan,” jelas Bupati, Minggu (28/07).

Bupati menjelaskan, tentunya implementasi dari filosofi mrteddung ini sangat relevan dengan keadaan saat ini dalam membangun Kabupaten Pakpak Bharat yang dicintai ini.

“Dibutuhkan sada kata dan sada orjok untuk menciptakan harmonisasi antara semua elemen yang ada. Dengan harmonisasi akan menghasilkan pembangunan yang berkelanjutan dan merata,” tegas Bupati kemudian.

Selain Sendratasi “mrteddung” acara penutupan Pesta Oang-Oang 2024 ini juga diisi dengan banyak hiburan dan penampilan artis-artis lokal. Dan dilanjutkan pengumuman dan peyerahan Hadiah untuk Kontingen Kecamatan Kerajaan meraih prestasi diantaranya Juara Persinabul,Juara Membayu,Juara Vocal Solo,juara Fashion show, Selain itu, pengumuman dan penyerahan hadiah berbagai lomba tradisional yang telah diselenggarakan selama dua hari ini, serta penarikan nomor undian persembahan Bank Sumut.

Meskipun Pesta Oang-Oang 2024 telah ditutup, namun Panitia masih menyediakan berbagai hiburan hingga malam ini.

Ribuan masyarakat Pakpak Bharat yang datang dari berbagai penjuru Kabupaten Pakpak Bharat masih memadati area Lapangan Kasean Banurea, Napa Sengkut, Salak sebagai bentuk dukungan mereka bagi pelaksanaan Pesta Budaya Oang-Oang ini.

Pesta Oang-Oang Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2024 telah selesai dan berjalan dengan lancar, perlombaan demi perlombaan terselesaikan,Terima kasih kepada kontingen Kecamatan Kerajaan yang sudah berusaha yang terbaik dalam setiap lomba-lomba, semoga kedepan semakin meningkat prestasinya yang lebih baik lagi tentunya.ungkap Panitia.(ST)

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar