Robi Barus Minta Perangkat Kewilayahan Jalankan Instruksi Wali Kota Medan

MEDAN (Portibi DNP) : Musim haji tahun 2024 telah tiba, bagi masyarakat yang mampu dianjurkan untuk berangkat ke tanah suci Makkah guna melaksanakan rukun Islam yang ke lima tersebut.

Tak terkecuali masyarakat Kota Medan, dimana pada musim haji tahun 2024 ini tercatat sebanyak 2.482 orang yang berangkat ke tanah suci tersebut guna memenuhi panggilan Allah SWT tersebut.

Guna mengurangi rasa kekhawatiran jemaah calon haji (Calhaj) tersebut, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution telah menginstruksikan kepada jajaran di kewilayahan untuk mendata sekaligus melakukan patroli rutin di rumah-rumah warga yang ditinggal selama melaksanakan ibadah ke Tanah Suci.

Menyikapi ini Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Robi Barus meminta setiap perangkat Pemerintah Kota
(Pemko) Medan di kewilayahan, mulai dari kecamatan, kelurahan, hingga tingkat lingkungan untuk mengikuti instruksi Wali Kota Medan tersebut.

Robi minta agar perangkat di kewilayahan memperhatikan kondisi setiap rumah yang ditinggal penghuninya karena berangkat ke tanah suci Makkah guna melaksanakan ibadah haji.

Tak hanya itu, perangkat di kewilayahan juga diminta untuk memperhatikan dan melindungi anggota keluarga yang tinggal di rumah tersebut.

“Instruksi Wali Kota Medan tersebut wajib ditindaklanjuti oleh perangkat di kecamatan dan jajarannya. Setiap rumah di Kota Medan yang ditinggal penghuninya sebagai jemaah haji harus diperhatikan. Begitu juga dengan keluarga yang ditinggalkan, harus dilindungi,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat (10/5/2024).

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan itu mengatakan, hal itu harus dilakukan untuk memberikan ketenangan kepada jemaah haji asal Kota Medan yang berangkat ke tanah suci.

“Jangan sampai jemaah haji yang berangkat kepikiran dengan kondisi rumahnya dan orang-orang yang ditinggal di rumah itu,” ujarnya.

Terkhusus untuk rumah kosong yang ditinggal, Robi meminta pihak kecamatan, kelurahan dan lingkungan untuk berkoordinasi dengan pihak TNI/Polri dalam menjaga keamanannya.

“Jangan sampai rumah kosong yang ditinggal jemaah haji menjadi sasaran empuk para maling yang saat ini cukup marak di Kota Medan,” katanya.

Lalu untuk rumah yang masih berpenghuni, lanjut Robi, juga tetap harus diperhatikan. Untuk anggota keluarga yang ditinggal di rumah tersebut, diharapkan bisa diberikan perlindungan.

“Misalnya di rumah tersebut ada lansia yang ditinggal anaknya untuk berangkat haji, warga seperti ini mohon untuk diberi perhatian dan perlindungan, begitu juga bila ada anak kecil di rumah tersebut,”pungkas Robi.

Intinya, dia berharap anggota keluarga yang berangkat haji bisa beribadah dengan khusyuk dan keluarga yang tinggal di rumah bisa tetap merasa aman dan tenang.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

‘Tanah Untuk Rakyat’ Pekerjaan rumah untuk Badan Reforma Agraria, harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Banyak rakyat menunggu.. 

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

 

Terkini

Paling Banyak Komentar