Stop Pembangunan AMP Yang Belum Ada Ijin Dari Pemkab Madina

 

Mandailing Natal(Portibi DNP): Menindak lanjuti hasil investigasi dan wawancara dari beberapa narasumber yang layak dipercaya di lapangan, perihal pembangunan AMP ( Aspalt Mixing Plant ) atau mesin pemecah batu dan pengolahan aspal yang tidak memiliki izin dari Instansi terkait di Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal ( illegal ).

Media Online Portibi Dnp tidak bosan-bosannya memberitakan kinerja oknum – oknum yang tidak taat hukum tersebut juga memberi informasi kepada Penegak Hukum, untuk bisa mengambil satu tindakan yang signifikan, sehingga Pemerintah dan masyarakat umum tidak dirugikan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Tan Gozali, Ketua Pemuda Mandailing ketika Portibi DNP
meminta tanggapannya perihal pelaksanaan pekerjaan Pembangunan AMP yang belum memiliki izin dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ini, sesuai keterangan Kepala Dinas Perizinan Kabupaten Madina, FAISAL dan Kepala Dinas Lingku –
ngan Hidup Madina, KHAIRUL, melalui telpon selularnya mengatakan, perusahaan yang membangun AMP tersebut belum ada mengurus izin dan Amdal, ke Pemerintah Kabupaten, makanya Tan Gozali sebagai tokoh masyarakat di Madina ini.

” menghimbau Stop Dulu pembangunan AMP yang belum memiliki izin Lingkungan dan perizinan lainnya dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal tersebut, Perusahaan apapun bentuknya, dan Perusahaan sia
papun pemiliknya, wajib mengikuti aturan Pemerintah,” kata Tan Gozali.

“ Apalagi terkait izin lingkungan hidup, bagaimana pengelolaan limbahnya, ini harus jelas, untuk itu,” kata Ketua Pemuda Mandailing ini agar perusahaan yang membangun AMP
ini tidak mengalami kerugian banyak.

Sebaiknya urus dulu perizinannya, sesudah selesai barulah melaksanakan pekerjaan pem-
bangunan perkantoran tersebut.
Berdasarkan investigasi Portibi DNP di lokasi pekerjaan pembangunan AMP tersebut, melihat satu orang tenaga ahli pembangunan AMP itu seorang warga negara asing
( mata sipit ) yang status keberadaannya disinyalir manipulasi data kunjungan ke Indonesia, namun sangat disesalkan tidak dapat di jumpai.**

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar