Pelalawan(Portibi DNP) : Setiap proses bongkar mesin sepeda motor perlu disertai penjelasan yang jelas kepada pemilik kendaraan mengenai komponen apa saja yang mengalami kerusakan dan komponen apa yang harus diganti.
Menurut informasi dari salah seorang mekanik sepeda motor roda dua, ketika mesin dibongkar dan ditemukan kerusakan pada bagian piston maupun komponen pendukungnya, mekanik harus menjelaskan kepada konsumen mengenai kondisi komponen tersebut sebelum dilakukan penggantian.
Mekanik tersebut menjelaskan, apabila ring piston dan komponen terkait memang sudah aus atau rusak sehingga harus diganti, konsumen sebaiknya mendapatkan informasi secara terbuka mengenai pekerjaan yang dilakukan serta suku cadang yang dipasang.
“Kalau memang ada komponen yang diganti, barang atau komponen lama sebaiknya diperlihatkan dan diserahkan kepada konsumen sebagai bentuk transparansi pekerjaan,” ujar mekanik tersebut.
Menurutnya, penyerahan komponen bekas bukan hanya untuk menunjukkan bahwa komponen tersebut benar-benar pernah diganti, tetapi juga membantu konsumen mengetahui kondisi mesin kendaraannya.
Konsumen juga disarankan menanyakan secara rinci kepada bengkel mengenai jenis suku cadang yang digunakan, biaya jasa, serta komponen apa saja yang diganti sebelum pekerjaan dilakukan.
Dengan adanya keterbukaan antara mekanik dan konsumen, diharapkan tidak terjadi kesalahpahaman mengenai biaya perbaikan maupun penggantian suku cadang kendaraan.
Namun, untuk memastikan apakah suatu komponen seperti ring piston, piston, seal, atau komponen mesin lainnya memang wajib diganti, diperlukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi mesin dan spesifikasi kendaraan.TS





















