DPRD Medan Setujui Ranperda LPj Pelaksanaan APBD 2025

 

MEDAN (Portibi DNP) : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.

Persetujuan ini dilakukan lewat rapat paripurna dengan agenda, penyampaian laporan badan anggaran (Banggar), Pendapat Fraksi dan penandatanganan/pengambilan keputusan sekaligus persetujuan bersama atas Ranperda Kota Medan tentang LPj Pelaksanaan APBD Tahun 2025.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Medan Drs Wong Chun Sen MPd.B, didampingi Wakil Ketua H. Zulkarnaen, SKM, H. Rajudin Sagala, SPd.I dan Hadi Suhendra ini berlangsung di ruang rapat paripurna lantai G gedung dewan, Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Selasa (7/7/2026)

Hadir juga dalam rapat paripurna tersebut Pimpinan Fraksi, Pimpinan Komisi, Badan Kehormatan (BK) DPRD, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dan anggota DRPD Medan lainnya.

Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Wakil Walikota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Sekda Medan Wirya Arahman, Pimpinan Perangkat Daerah Pemerintah Kota (Pemko) Medan, Camat se Kota Medan dan undangan lainnya.

Rapat paripurna diawali penyampaian laporan Banggar disampaikan Wakil Ketua Banggar yang juga Wakil Ketua DPRD Medan H. Zulkarnen SKM, dilanjutkan pendapat Fraksi-fraksi.

Dimana dalam pendapatnya, seluruh Fraksi DPRD Medan menyatakan setuju atas Ranperda Kota Medan tentang LPj Pelaksanaan APBD Tahun 2025 untuk dijadikan Perda.

Walikota Medan dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota dewan, khususnya Banggar yang telah membedah dokumen pertanggungjawaban tersebut bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Perangkat Daerah terkait.

“Pembahasan yang konstruktif ini merupakan wujud kemitraan dan kerja sama yang semakin kokoh antara hubungan legislatif dengan eksekutif. Kita melihat seluruh siklus APBD dari tahap perencanaan hingga pelaporan dapat berjalan optimal demi pembangunan kota yang transparan dan akuntabel,” kata Rico.

Meski berjalan optimal, namun Rico mencatat dua poin krusial dari pandangan akhir fraksi-fraksi DPRD untuk menjadi bahan evaluasi ke depan.

Pertama, peningkatan tata kelola keuangan yang semakin baik. Ia meminta agar seluruh stakeholder dapat meningkatkan tata kelola keuangan yang lebih partisipatif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Sedangkan kedua, Rico Waas berpandangan bahwa realisasi keuangan sepanjang tahun 2025 dinilai sudah optimal. Namun ia juga mengakui masih ada target yang belum tercapai sepenuhnya.

Maka dari itu, guna menyikapi target yang belum sepenuhnya tercapai, orang nomor satu di lingkungan Pemko Medan itu memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran Perangkat Daerah Kota Medan untuk tidak berpuas diri.

“Hal ini tentunya menjadi tantangan bagi kita semua, khususnya seluruh jajaran Perangkat Daerah untuk lebih meningkatkan integritas dan tanggung jawab sebagai abdi negara. Kita harus bekerja lebih fokus dan lebih keras lagi guna mewujudkan visi-misi pembangunan kota yang sudah ditetapkan bersama,” tegasnya.

Di akhir pidatonya, Rico Waas kembali menegaskan komitmen Pemko Medan untuk menindaklanjuti seluruh catatan strategis dari DPRD.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan kota tidak lepas dari peran aktif seluruh stakeholder serta kolaborasi yang erat antara eksekutif, legislatif, yudikatif, profesional, pers, dan seluruh lapisan masyarakat yang mencintai kotanya.

“Kita percaya, melalui langkah strategis dan terintegrasi, kita dapat meningkatkan kualotas pelayanan umum, daya saing daerah, dan kesejahteraan masyarakat secara bertahap dan berkelanjutan,” pungkasnya.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar