Serap Aspirasi Lewat Pelaksanaan Reses, Ahmad Afandi Banyak Terima Keluhan Konstituen

 

MEDAN (Portibi DNP) : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Ahmad Afandi Harahap menyerap aspirasi masyarakat lewat Reses V Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) III Kota Medan meliputi Kecamatan Medan Deli, Medan Perjuangan, Medan Tembung, dan Medan Timur.

Kegiatan ini dilaksanakan politisi Partai Demokrat tersebut di dua lokasi yakni di Jalan Letda Sujono, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung dan di Jalan Tirto, Kelurahan Sei Kera Hilir II, Kecamatan Medan Perjuangan, Minggu, (22/2/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Camat Medan Tembung, Camat Medan Perjuangan, Lurah Sei Kera Hilir II, perwakilan Dinas SDABMBK Kota Medan, Dinas Perhubungan Kota Medan, Satuan Polisi Pamong Praja, tokoh agama serta tokoh masyarakat.

“Reses merupakan agenda penting anggota dewan dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing,” ujar Ahmad Afandi.

Dikatakan Afandi, selain silaturahmi, reses juga merupakan momentum guna menjalin komunikasi dua arah.

“Jadi kehadiran saya disini untuk mendengar langsung keluhan masyarakat, sekaligus ingin mengetahui sejauhmana pelayanan yang diberikan pemerintah kota (Pemko) terhadap masyarakatnya,” ujar legislator dapil III tersebut

Untuk itu, Bandahara Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan ini mempersilakan konstituennya menyampaikan segala aspirasi.

“Silakan bapak-ibu sampaikan apa yang menjadi keluhan, atau dapat juga ditulis dilembar aspirasi yang telah kami siapkan, segala aspirasi akan saya bawa ke sidang paripurna sebagai pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Medan,”ujarnya

Namun sebelum sesi tanya jawab, Afandi juga menyampaikan sejumlah catatan kepada OPD yang hadir, di antaranya, Satpol PP diminta menertibkan bengkel ruko di Jalan Letda Sujono yang menggunakan bahu jalan.

Dinas Perhubungan diminta menugaskan 2–3 personel pada pagi dan sore hari di simpang Jalan Padang untuk mengurai kemacetan. dan Dinas  Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi (SDABMBK) diminta melakukan penyedotan lumpur pada saluran drainase yang tersumbat.

Sementara itu dalam sesi tanya jawab, sejumlah warga menyampaikan aspirasi dan keluhan langsung kepada wakil rakyat mereka.

Seperti disampaikan Alamsyah Batubara warga Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung, mengeluhkan kerusakan jalan parah di sekitar putaran keluar tol.

Ia juga mengeluhkan aktivitas bongkar muat ganda di pinggir jalan dekat pintu keluar tol yang menyebabkan kemacatan, terutama pada pukul 16.00 WIB saat jam padat lalu lintas.

Kemudian Ilyas warga Jalan Benteng Hulu, Kecamatan Medan Tembung, mengeluhkan banyaknya kendaraan besar milik ekspedisi yang parkir dan bongkar muat di Jalan Padang, padahal ruko-ruko kecil. Dan, meminta kejelasan terkait izin usaha ekspedisi dan mekanisme perizinan pemasangan portal jalan.

Sementara itu, Abadi warga Jalan M. Yakub Gang. Amat, Kecamatan Medan Perjuangan, menyampaikan lampu lalu lintas di Simpang Jalan Tirto/Jalan Serdang Simpang HM Yamin yang dinilai tidak seimbang. Durasi lampu hijau terlalu singkat, sementara arus dari Jalan Perintis sering menerobos sehingga rawan kecelakaan.

Ia juga meminta bekas galian pipa  Perumda Tirtanadi di Jalan M. Yakub dikembalikan seperti semula, tidak dibiarkan rusak. Dan, mengeluhkan fenomena Asmara Subuh saat Ramadhan yang kerap berujung tawuran remaja, dan meminta peran aparat untuk menertibkan.

Sedangkan Khairul Ahmad warga Jalan M. Yakub, Kecamatan Medan Perjuangan, mengeluhkan minimnya lampu penerangan jalan di kawasan tersebut. Kondisi gelap membuat warga khawatir saat berangkat ibadah ke masjid, terutama di bulan Ramadhan.

Menyahuti keluhan tersebut Afandi mengungkapkan semua aspirasi yang disampaikan dalam reses tersebut.akan Ditindaklanjutinya.

Anggota dewan yang duduk di komisi IV inipun memastikan seluruh aspirasi akan segera ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan terkait.

“Hasil reses ini bukan hanya dicatat, tapi akan kami kawal agar benar-benar ditindaklanjuti. Tujuannya supaya masyarakat merasakan dampak nyata,” tegas Afandi.

Ia juga meminta OPD yang hadir agar segera melakukan langkah konkret sesuai kewenangan masing-masing demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga di wilayah Dapil III Kota Medan ini.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar