MEDAN (Portibi DNP) : Ketua Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Reza Pahlevi Lubis mengaku banyak menerima keluhan dari masyarakat terdampak banjir.
“Saat saya turun langsung menjumpai masyarakat korban banjir di 5 Kelurahan, yakni di Kelurahan Tanjung Gusta, Cinta Damai, Karang Berombak, Silalas dan Glugur banyak masyarakat menyampaikan keluhannya, ujar Reza Senin (1/12/2025).
Politisi Partai Golkar ini turun ke masyarakat guna memberikan bantuan sembako, pakaian dan obat-obatan kepada masyarakat terdampak banjir, sekaligus menyerap keluhan, Jumat-Sabtu (28-29/11/2025).
Dikatakan Reza, warga mengaku ada pendataan dan berbagai aturan yang dilakukan aparatur, sehingga hal ini dinilai sangat mengganggu ketenangan warga yang dilanda musibah.
Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) I meliputi Kecamatan Medan Barat, Medan Baru, Medan Helvetia dan Medan Petisah ini pun mencoba memberikan pemahaman dan kenyamanan agar masyarakat tetap bersabar.
Namun Reza juga sangat menyayangkan pihak instansi terkait yang terus menerus membebankan pendataan dan aturan aturan yang lain saat warga mengalami musibah.
“Sepatutnya pemerintah fokus dulu menyalurkan bantuan dan evakuasi korban terdampak musibah banjir. Jangan dibebankan berbagai pendataan. Terlalu banyak regulasi sehingga memperlambat turunnya bantuan ke korban banjir,” cetus Reza.
Pada kesempatan itu, Reza mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalukan berinovasi sebagai upaya penanggulangan banjir di Kota Medan.
“Kita tahu, banjir itu akibat faktor alam. Tetapi kita juga harus melakukan upaya guna meminimalisir dampak buruk terhadap warga,” ujar Reza.P06




















