Tim Dosen Universitas Royal memberikan Pelatihan Ke Perangkat Desa Mekar Sari Tentang Menuju Desa Modern Administrasi Digital Dan Manajemen Efektif

 

Asahan (Portibi DNP): Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung percepatan transformasi digital di tingkat pemerintahan desa, Universitas Royal melalui Tim Dosen dan Mahasiswa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang bertema β€œMenuju Desa Modern: Administrasi Digital dan Manajemen Efektif”.

Adapun Dosen dan Mahasiswa yang mengikuti adalah Nofriadi, M.Kom, Adi Prijuna Lubis, M.Kom, Indra Ramadhona Harahap, MA, dan Waode Aminah Andela (mahasiswa).

Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Mekar Sari Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan pada tanggal 2 Febaruari 2026.

Program ini diinisiasi sebagai upaya menjawab tantangan transformasi digital di era Society 5.0, sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa yang selama ini masih didominasi oleh proses administrasi manual, kurang terintegrasi, dan belum memanfaatkan teknologi informasi secara optimal.

Melalui pendekatan digitalisasi administrasi, tim pengabdian memperkenalkan konsep pengelolaan data desa yang lebih efektif, akurat, dan transparan. Pelatihan serta pendampingan dilakukan secara praktis dengan memanfaatkan berbagai aplikasi berbasis Website yang mudah diakses dan berbiaya rendah.

“Transformasi administrasi desa bukan sekadar mengubah dokumen kertas menjadi digital, tetapi juga membangun budaya kerja yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Melalui pemanfaatan teknologi informasi, aparatur desa diharapkan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas kepada masyarakat,” ujar Nofriadi, M.Kom., selaku ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Royal.

Program ini menerapkan Metode Experiential learning dan participatory learning, di mana peserta diajak langsung mempraktikkan proses digitalisasi administrasi desa, mulai dari pengelolaan surat-menyurat, pendataan masyarakat, penyusunan arsip digital, hingga penyajian laporan berbasis data.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui model pendampingan kelompok kecil, dengan mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Royal berperan sebagai fasilitator yang memberikan bimbingan teknis secara langsung kepada setiap peserta.

Sebagai bentuk evaluasi dan tolok ukur keberhasilan, kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai administrasi digital dan manajemen pemerintahan desa, yang diukur melalui pelaksanaan pre-test dan post-test.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung pengelolaan administrasi desa secara lebih efektif dan efisien.

Melalui kegiatan ini, Universitas Royal berharap dapat mendukung terwujudnya desa yang modern, mandiri, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Inisiatif ini menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa, meningkatkan kualitas pelayanan publik. AR

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

‘Tanah Untuk Rakyat’ Pekerjaan rumah untuk Badan Reforma Agraria, harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Banyak rakyat menunggu..Β 

Lapor PakΒ  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar