GMPM Minta Bupati Copot dan Menonjobkan Plt Kadis PUPR Madina

 

MADINA(Portibi DNP): Gerakan Mahasiswa Dan Pemuda Mandailing Natal (GMPM) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor PUPR Madina dan kantor Bupati Madina,Kamis (3/8/2023).

 

Dalam aksi unjuk rasa tersebut massa GMPM menyoroti banyaknya permasalahan di lingkup PUPR Madina terkait proyek-proyek yang di tangani PUPR Madina yang mereka duga cendrung asal jadi.

 

 

Ahmad Hidayat Batubara selalu Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Dan Pemuda Mandailing Natal (GMPM) mengatakan dalam orasinya bahwa Kadis PUPR Madina diduga kuat telah melakukan jual beli paket atau proyek bahkan kita juga menduga kuat adanya intervensi dari Kadis PUPR Madina dalam pelelangan tender untuk memenangkan Perusahaan rekanannya.

 

Maka Bupati harus segera mencopot dan menonjobkan Kadis PUPR Madina karena diduga merupakan mafia proyek di lingkungan PUPR Madina.

 

Alfarizi Nasution yang merupakan Kordinator Lapangan menyampaikan agar Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kejari Madina) supaya memanggil dan memeriksa Kadis PUPR sebab banyak sekali proyek yang kita duga mangkrak dan diduga kuat dikerjakan asal jadi.

 

Oleh sebab itu APH dalam hal ini tidak boleh diam dan jangan sampai bermain mata dengan Kadis PUPR Madina.

 

Alfa sapaan akrabnya,juga menegaskan jika tuntutan mereka dalam 3X24 Jam tidak di tanggapi maka mereka akan kembali melakukan aksi unjuk rasa jilid II.

 

Dalam aksi tersebut massa GMPM di temui Sekretaris PUPR Madina, Haris Nasution yang ditunjuk saat ini sebagai Pelaksana Harian (Plh).

 

Haris Nasution mengatakan akan menyampaikan kepada pimpinannya dan juga kepada Sekretaris Daerah (Sekda).

 

Sementara itu di kantor Bupati Madina,Alamulhaq Daulay (Sekretaris Daerah) menanggapi tuntutan mahasiswa dan pemuda.

 

“Kita sangat mengapresiasi adek-adek mahasiswau sebagai sosial control tentunya tuntutan kalian akan saya sampaikan kepada pak Bupati”.

 

 

Adapun tuntutan aksi GMPM saat aksi yaitu:

 

1. Meminta Bupati Madina untuk mengevaluasi kinerja dinas PU-PR Madina karena dinilai banyaknya proyek yang bermasalah yang dikerjakan dinas PU-PR Madina.

 

2. Meminta Bupati Madina untuk mencopot dan menonjobkan Plt Kadis PU-PR Madina karena diduga kuat terlibat jual beli proyek dan diduga adanya intervensi dalam pelelangan tender untuk memenangkan perusahaan rekanannya.

 

3. Meminta Bupati Madina untuk menindak tegas Kadis PU-PR Madina karena diduga salah satu mafia proyek di lingkup PU-PR Madina yang telah merusak pemerintah Mandailing Natal.

 

4. Menuntut Bupati dan Wakil Bupati Madina untuk segera membersihkan seluruh oknum mafia proyek di lingkup PU-PR Madina.

 

5. Meminta Kepala Kejakasaan Negeri Madina untuk segera memanggil dan memeriksa Kadis PU-PR Madina karena diduga kuat terlibat jual beli paket/proyek serta diduga adanya intervensi untuk memenangkan perusahaan rekanannya.

 

6. Meminta Kejari Madina untuk memeriksa Kadis PU-PR Madina terkait banyaknya proyek yang diduga mangkrak dan cenderung dikerjakan asal jadi.

 

7. Meminta Kejari Madina untuk memeriksa SPJ Kadis PU-PR Madina karena diduga kuat ada manipulasi SPJ.

 

8. Meminta Kejari Madina untuk tidak main mata dengan Kadis PU-PR Madina yang diduga kuat sebagai mafia proyek di Pemkab Madina.

 

9. Meminta Kadis PU-PR Madina untuk segera mundur dari jabatannya karena dinilai tidak profesional dalam menjalankan tugasnya.**

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Usai Sudah Kita Nyoblos..


Bolo : Bersatulah kita membangun bangsa..

 

Kebiasaan yang sudah ada bersatu kita teguh..


Bolo : Jadi semboyan hidup agar maju menuju Indonesia Emas 2045